New Zealand

Maqna.id - Hamilton Gardens, New Zealand
Maqna.id – Hamilton Gardens, New Zealand

Mendominasi Indeks Dunia, New Zealand dinobatkan sebagai Negara yang Paling Menerapkan Ajaran Islam dalam Hal Ekonomi, Sosial, Hukum, dan Politik 

Belasan tahun yang lalu saat masih bekerja di Jakarta, penulis memutuskan untuk hijrah ke Negara lain dengan tujuan untuk belajar dan mendapatkan pengalaman kerja yang baru. Sebagai analis, tentu saja penulis melakukan riset dan menganalisa indeks terlebih dahulu untuk menentukan Negara yang dituju.

Mulai dari ‘Peaceful Country Index’, ‘Prosperity Country Index’, ‘Good Country Index’, ‘World Happiness Index’, ‘Education Index’, dan indeks-indeks lainnya, penulis masih saja belum dapat menentukan satu Negara yang dituju. Akhirnya pada tahun 2014 melalui teman kerja yang berbangsa Irlandia, penulis menemukan sebuah artikel dalam bahasa Inggris yang berjudul ‘Negara Islami’ yang bersumber dari jurnal ekonomi dikeluarkan oleh George Washington University tahun 2010.

Ketika membaca judul artikel ‘Negara Islami’ yang terbayang oleh penulis sebelumnya adalah Negara timur tengah atau Negara mayoritas beragama Islam, namun ternyata dugaan penulis salah besar. Negara Islami yang disebutkan di artikel tersebut bukanlah berdasarkan jumlah penganut agama Islam melainkan dari penerapan ajaran Islam atau ‘Islamic Teachings’ dalam hal pembangunan ekonomi, sosial, hukum, dan politik di sebuah Negara. Di mana pedomannya adalah Al-Qur’an dan Hadits, yaitu kehidupan, praktik, dan ucapan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wassalam.

Jurnal dengan judul ‘How Islamic are Islamic Countries?’ tersebut, diriset dan ditulis oleh Prof. Rehman dan Prof. Askari dengan merumuskan sebuah indeks, yaitu ‘Islamicity Index’ yang merupakan 4 indeks gabungan dari ‘Economic Islamicity Index’, ‘Legal & Governance Islamicity Index’, ‘Human & Political Rights Islamicity Index’, dan ‘International Relations Islamicity Index’.

Simpulannya setelah melakukan perhitungan dan analisa kepada 208 Negara, akhirnya diurutkanlah 3 Negara teratas, yaitu:

  1. New Zealand
  2. Luxemburg
  3. Ireland

Karena penasaran dengan riset tersebut, akhirnya tahun 2015, penulis memutuskan untuk berhijrah dan pilihannya jatuh kepada Negara pertama ‘Islamicity Index’, yaitu New Zealand atau Negara yang dikenal dengan film ‘The Hobbit’ dan ‘The Lord of the Rings.’

Ketika penulis pertama kali sampai di Negara ‘All Blacks’ ini, ternyata mencari pekerjaan tidaklah mudah. Butuh perjuangan yang luar biasa walaupun dengan latar belakang pendidikan S2. Hari demi hari dilalui akhirnya berdasarkan saran teman kos, penulis akhirnya melanjutkan pendidikan untuk persiapan program S3 di salah satu universitas di Auckland. Bermodal keyakinan dan kejujuran, penulis akhirnya menceritakan maksud kedatangannya di New Zealand kepada profesor yang telah bersedia membimbing thesis S3 tersebut.

Profesor itu pun mengerti dan akhirnya memperkenalkan penulis kepada salah satu temannya yang baru saja mendirikan perusahaan investasi syariah di New Zealand. Investasi syariah? Masyaa Allah dalam hati, Negara dengan penduduk 4,5 juta ini ternyata memiliki minat dalam keuangan syariah. Penulis pun bertanya kepada profesor, “Siapakah pemiliknya? Apakah orang Muslim juga?” Ternyata pemiliknya adalah seorang Non-Muslim dan pengacara pro-bono yang banyak membela kaum minoritas yang tidak mampu. Di Negara maju seperti ini, Alhamdulillah masih ada orang baik yang peduli dengan minoritas.

Saat wawancara berlangsung, akhirnya penulis penasaran untuk bertanya kepada pemilik perusahaan tersebut, “Mengapa Anda mendirikan perusahaan investasi syariah ini di Negara yang bukan mayoritas Muslim?” Beliau menjawab, “Saya mendirikan perusahaan investasi syariah ini karena awalnya banyak Muslim di New Zealand yang tidak mau memiliki dana pensiun dengan alasan takut akan riba. Menurut saya dana pensiun sangatlah penting untuk mereka. Tabungan pun mereka memilih tanpa bunga. Sehingga akhirnya saya mempelajari riba dan baru mengetahui bahwa di agama saya itu pun dilarang. Intinya, saya hanya ingin yang terbaik untuk New Zealanders, tanpa melihat apakah mereka itu Muslim atau berasal dari etnis tertentu. Negara ini perlu mengakomodir kepentingan minoritas selama tidak bertentangan dengan mayoritas dan sejak kecil Negara telah mengajarkan kami untuk berlaku adil atau berempati kepada etnis lainnya, seperti Maori (suku lokal di New Zealand).”

Mendengar penjelasan pemilik perusahaan tersebut, penulis terharu dan mengerti mengapa New Zealand ditempatkan sebagai Negara pertama ‘Islamicity Index’ karena penulis ingat akan ayat di Al-Qur’an yang berbunyi:

“Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Q.S. Al-Maidah: 8)

Dibalik kekurangan dan perbedaan agama yang dianut oleh mayoritas ‘Kiwi’ atau New Zealanders, masih banyak hal yang dapat dipelajari dari Negara ini, contohnya kebersihan, kepedulian terhadap lingkungan, kebijakan dalam menyejahterakan rakyatnya, belum ditambah dengan pemandangannya yang indah yang tidak dapat penulis gambarkan atau sampaikan di tulisan ini.

Oleh karena itu, Maqna.id sebagai tour organizer yang peduli dengan pengetahuan dan nilai baik, insyaa Allah ingin mengajak Anda untuk mengunjungi Negara pertama ‘Islamicity Index’ ini untuk mempelajari dan mencari hikmah melalui tour yang inspiratif dan penuh makna di mana sejalan dengan slogan kami, yakni Traveling with Meaning.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat mengunjungi link berikut ini: https://maqna.id/index.php/paket-tour-new-zealand/. Terima kasih.

Penulis:

Arifa Fiqria

Maqna.id – Traveling with Meaning | Paket Tour New Zealand

New Zealand (NZ) Rankings Index Tahun 2019:

  1. NZ: Nomor 1 Islamicity Index (Indonesia: Nomor 140)
    http://hossein-askari.com/wordpress/wp-content/uploads/1-overall-islamicity.pdf
  2. NZ: Nomor 1 Corruption Perceptions Index (Indonesia: Nomor 90)
    https://www.transparency.org/country/NZL
  3. NZ: Nomor 1 Best Country to Travel (Indonesia: Nomor 26)
    http://www.telegraph.co.uk/travel/galleries/The-worlds-best-countries-in-pictures/1/
  4. NZ: Nomor 1 Ease Doing Business Index (Indonesia: Nomor 72)
    http://www.doingbusiness.org/rankings
  5. NZ: Nomor 2 Global Peace Index (Indonesia: Nomor 52)
    https://en.wikipedia.org/wiki/Global_Peace_Index
  6. NZ: Nomor 2 Legatum Prosperity Index (Indonesia: Nomor 59)
    http://www.prosperity.com/rankings
  7. NZ: Nomor 4 Global Retirement Index (Indonesia: Nomor -)
    https://www.im.natixis.com/us/resources/2017-global-retirement-index
  8. NZ: Nomor 5 Good Country Index (Indonesia: Nomor 100)
    https://en.wikipedia.org/wiki/Good_Country_Index
  9. NZ: Nomor 7 Education Index (Indonesia: Nomor 108)
    http://hdr.undp.org/en/content/education-index
  10. NZ: Nomor 8 World Happiness Index (Indonesia: Nomor 81)
    http://worldhappiness.report/wp-content/uploads/sites/2/2017/03/HR17.pdf